Coldplay-The Scientist (Acoustic)  

Diposting oleh dono_indarto

DIA ANAKKU  

Diposting oleh dono_indarto



Untuk kesekian kalinya gw bekerjasama dengan sutradara Ai Manaf.
Ini adalah proyek paling baru kita.
DIA ANAKKU adalah sinetron yang menggabungkan unsur drama dengan komedi lengkap dengan kisah cinta yang romantis, intrik dan konflik yang bertubi-tubi, drama keluarga yang mengharu biru. Semuanya lengkap ada disini.

Dengan deretan pemain yang luar biasa, yaitu: Ariyani, Andrew Andika, Estelle, Gracia Indri, Paramitha Rusadi, Krisna Murti, Revand T Narya, Adhi Pawitra, dll.

Tokoh FATHIYAH sejak eps perdana sudah mampu memikat para pemirsa. Akting Ariyani begitu total, segar dan berbeda.

Cerita dimulai saat kecelakaan pesawat yang diduga menewaskan pasangan MAYA dan RAMLAN.
Di dalam pesawat itu ada juga HASAN dan LASTRI. Keduanya adalah pembantu MAYA dan RAMLAN.
HASAN dan LASTRI selamat dari kecelakaan tersebut.
Bayi MAYA dan RAMLAN juga selamat. Begitupula bayi HASAN dan LASTRI.
LASTRI kemudian memiliki ide jahat, yaitu menukar anaknya dengan anak MAYA dan RAMLAN.
LASTRI menyerahkan bayinya ke RAHMA (Ibu RAMLAN), sehingga bayi LASTRI itu dianggap cucu oleh RAHMA yang kaya raya.
LASTRI lega karena itu berarti anaknya yang miskin akan tumbuh menjadi anak kaya raya yang hidupnya terjamin. LASTRI berpikir, jika nanti RAHMA meninggal, maka anaknyalah yang akan mewarisi kekayaan tersebut. Dan jika itu terjadi, maka LASTRI baru akan mengaku pada anaknya.
Anak LASTRI yang diasuh oleh RAHMA, diberi nama KINAR (sesuai nama pemberian MAYA).

Sementara itu, anak MAYA-RAMLAN yang sesungguhnya malah dibuang LASTRI di hutan.
LASTRI tidak menyangka anak itu akan tumbuh bersama dengan hewan di hutan.

Ketika besar, anak MAYA-RAMLAN itu menjadi seperti TARZAN wanita.
Seorang pengusaha yang sedang melakukan ekpedisi bernama FADLY kemudian bertemu anak MAYA-RAMLAN tersebut.
FADLY membawanya ke kota dan memberinya nama FATHIYAH yang artinya penyelamat.

Di kota, FATHIYAH bertemu dengan FATHAN (anak FADLY) yang begitu membenci FATHIYAH. Namun dari kebencian FATHAN itu justru mulai tumbuh benih cinta.

MAYA yang akhirnya kembali ke Indonesia ternyata mendapat kabar bahwa anaknya masih hidup dan selamat dari kecelakaan pesawat itu.

MAYA yang sudah menikah dengan FADLY dan menjadi Ibu tiri dari FATHAN, kemudian mencari-cari anaknya.

MAYA sama sekali tidak menyadari bahwa ternyata anak kandung yang dicarinya sesungguhnya malah tinggal di rumahnya sendiri, yaitu: FATHIYAH.

Bagaimana kisah kehidupan FATHIYAH selanjutnya? Saksikan seru, lucu, dramatisnya dalam DIA ANAKKU mulai 5 Desember 2010 jam 19

Baby Princess Moment  

Diposting oleh dono_indarto



I just wanna share my moment with my lovely baby Princess Callysta Azalia

Nothing so perfect  

Diposting oleh dono_indarto




Udah lama banget gue gak ngisi blog...udah ada begitu banyak kejadian yang membuat gue tergelitik buat nulis...tapi karena sibuk, moment itu terlewat begitu aja. Dari kejadian bencana alam yang beruntun terjadi di negara ini. Pemberitaan tentang meninggalnya Mbah Marijan dalam posisi bersujud yang bikin gue merinding sekaligus sedih juga kagum. Sampai soal Gayus yang ketangkep kamera lagi nonton pertandingan Tenis (trus beredar lewat BB foto Gayus dalam berbagai macam wig, seolah tuh orang diendorse sama produsen wig ternama...macam KD dulu...hahaha)
Entah kenapa, gue belum merasa mood buat menyentuh blog lagi...sampai akhirnya merasa bersalah...kok penulis males nulis sih???

Gak males nulis kok...kerjaan gue kan berkaitan sama nulis...Sekarang gue lagi nulis persiapan striping, juga nulis novel yang deadline-nya 2 bulan (beuhhhhhhh...kelar gak ya? Mudah-mudahan kelarrrr)

Semalam gw berada dalam moment setahun sekali, dimana gue coba introspeksi apa yang sudah gue lalui dalam hidup gue. Ada begitu banyak mimpi, rencana yang belum tercapai. Ada begitu banyak alasan buat gue untuk terus merasa kurang...untuk terus merasa tidak bahagia...

Sampai akhirnya gue selalu berpaling untuk menatap anak gue...
Sosok yang lucu, polos, menggemaskan...yang selalu narik-narik tangan gue agar gue bangun di pagi hari...yang selalu ngoceh-ngoceh gak jelas sehingga gue membuka mata dan tersenyum melihat dia disamping gue.

Senyumnya, celotehannya, ketawanya yang bikin matanya langsung sipit dan nyaris hilang...hehehe...
Itu bikin gue merasa...bahwa kebahagiaan ini sangatlah bernilai...gak bisa digantikan oleh apapun...

Rasa tak pernah cukup itu lalu berganti pada rasa syukur...
Gue beruntung punya pekerjaan yang gue cintai...
Gue beruntung punya istri cantik, baik, pengertian yang selalu mendukung gue...
Gue beruntung punya anak lucu, cantik, pinter, nge-gemesin yang sehat...
Gue beruntung punya keluarga yang begitu sayang sama gue...
Gue beruntung punya mertua yang baik dan sayang sama gue...
Gue beruntung punya temen-temen yang seru dan mewarnai hari gue...temen-temen Band yang bersamanya, gue akan membangun mimpi...
Gue beruntung punya penonton yang nonton sinetron gue...pembaca yang ngikutin tulisan gue...
Dan sederet keberuntungan lain...

Gue hanya harus bersyukur...
karena manusia yang tak tahu bersyukur akan selamanya dihantui rasa cemas dan tidak bahagia...

Gue hanya ingin berbahagia...bersama orang-orang yang sayang sama gue...

Dan tanpa gue sadar...Baby Princess udah ngejar-ngejar laptop...(dia selalu ngejar laptop bahkan sampai kejedut2)

Sorot matanya yang penasaran, menatap layar komputer...dan gue tersenyum...

Makasih ya Allah atas semua karunia ini...

Today, I'm 36...and I still feel too young...karena semua rahmatMu :)

Maka ketika istri tanya gue mau hadiah apa? Gue rasa gue gak mau hadiah apa-apa...karena kehadiran My Queen and My Princess sudah merupakan hadiah terindah untuk gue...

Sekarang saatnya nulis striping lagi...nulis novel lagi...nyiapin single buat Band gue...

SEMANGATTTTT!!!

Bagaimana Menjadi Penulis Perjalanan  

Diposting oleh dono_indarto

Y! Newsroom - Jumat, 8 Oktober 2010 (diambil dari Yahoo)

Dengan semua kemajuan teknologi yang kita miliki, termasuk mesin pencari internet, aplikasi Google View, dan siaran televisi tentang reportase perjalanan, sebenarnya masih sedikit yang kita ketahui tentang dunia. Setidaknya, itulah yang ada dalam pikiran penulis perjalanan William Dalrymple.

"Hanya karena kita semua memakai Nike dan Reebok yang sama, bukan berarti kita adalah manusia yang sama. Tulisan perjalanan menjadi penting ketika sekarang kita seolah berada dalam sebuah keseragaman, tetapi itu semua semu," kata Dalrymple.

Di sinilah berperjalanan dan menuliskannya menjadi sesuatu yang penting dilakukan. Penulisan tentang perjalanan atau travel writing, menurutnya masih belum cukup dihargai. Padahal karya klasik seperti epik Gilgamesh dan kisah pengasingan para Pandawa yang mengembara menjadi bukti betapa tuanya genre tulisan perjalanan sebenarnya.

Beberapa karya Dalrymple termasuk In Xanadu, City of Djinns (pemenang Thomas Cook Travel Book Award dan Sunday Times Young British of the Year Award), The Age of Kali (meraih French Prix D'Astrolabe), dan White Mughals (memenangkan Wolfson Prize for History 2003 dan penghargaan Scottish Book of the Year).

Di Ubud Writers & Readers Festival 2010, dia memberikan sesi pembacaan karya-karyanya dan beberapa tips tentang bagaimana menjadi penulis perjalanan. Inilah resep menjadi penulis perjalanan versi Darlymple:

Subjektivitas itu penting. Menulis tentang perjalanan adalah sesuatu yang subjektif. Objektivitas adalah sesuatu yang tidak mungkin dicapai. Karena, pada intinya, perjalanan adalah sebuah pengalaman personal seseorang ke sebuah dunia baru dan kembali dengan hasil reportase.

Subjektivitas itulah yang menjadikan tulisan perjalanan begitu beragam. Apa yang dilakukan Bill Bryson, berbeda dengan apa yang dilakukan Ryszard Kapuciski. "Tenggelamkan diri Anda dalam objek cerita, dan datanglah dengan laporan akan dunia yang Anda kunjungi itu." Ada penulis perjalanan yang memilih membenamkan diri dalam subjek revolusi, arsitektur, atau mencari burung-burung eksotis di Amerika Selatan. Kesamaan antara semua tulisan perjalanan yang baik adalah ada antusiasme dari penulisnya yang tampil di situ.

Jaga jarak. Dalrymple memilih untuk lebih memfokuskan pada detail di sekitarnya dan orang-orang yang ia temui daripada menulis tentang perasaannya sendiri. "Dengan begitu, penulis perjalanan tidak akan terjebak dalam kefrustrasiannya, atau prasangkanya, atau kegembiraannya terhadap dunia baru yang mereka temui. Jika tidak, penulis akan lebih menulis tentang diri mereka sendiri daripada tentang tempat di mana mereka berada."

Percakapan adalah inti. Dalam proses menulis, Dalrymple memilih untuk mewawancarai beragam subjek dan kemudian merekam suara mereka secara verbatim, bahkan ketika mereka membeberkan fakta yang jelas salah. "Karena itulah versi mereka akan suatu kejadian, sehingga kita memahami dasar pemikiran dan pilihan perilaku mereka," tambah Dalrymple. "Percakapan adalah jantungnya tulisan perjalanan."

Catat semua detailnya. "Percakapan, bau, bunyi, tak penting jika hasilnya adalah catatan yang terpisah-pisah dan melantur, pokoknya, catat semua detailnya."

Jangan lupakan riset. Detail lokasi dan wawancara penting saat berperjalanan, tetapi riset membantu memberikan latar belakang dan menambah kekayaan tulisan. Biasanya Dalrymple akan menghabiskan satu tahun melakukan penelitian dan menghabiskan enam bulan untuk menulis.

Matikan internet ketika menulis. "Sehingga Anda benar-benar bekerja dan tidak kemudian malah membuka Facebook," ujar Dalrymple.

Bangun pagi. Setidaknya itu cara yang dilakukan Dalrymple untuk kemudian mulai menulis. "Perlakukan proses ini selayaknya Anda sedang bersiap-siap untuk menghadapi ujian. Anda mempersiapkan diri dengan tekun lewat riset dan wawancara, kemudian Anda menulis dengan fokus dan tenang."

Duduklah dan mulai menulis. Mulailah dengan sesuatu yang sederhana. Jangan langsung berharap untuk mendapatkan prosa-prosa sempurna seperti yang dihasilkan Bruce Chatwin. "Itu akan datang nanti. Tapi yang terpenting, duduk, dan mulailah menulis."

Isyana Artharini (Ubud)

Tanjung Lengkong  

Diposting oleh dono_indarto

Sebagian besar hidup gw dilewatin di tempat bernama Tanjung Lengkong itu...
Kalo dari jalan raya Otista, Tanjung Lengkong hanyalah jalan kecil yang sedikit lebih lebar dibandingkan gang...
Gw gak lahir di tempat itu...tapi sejak 1981 gw pindah kesitu...
Jadi dari SD kelas 1 sampai lulus kuliah, gw tumbuh disitu...

Jangan ditanya, kayak gimana kehidupan di wilayah tersebut...
Kacau balau deh...ibarat Bronx di Amerika sana...
Banyak orang jahat, preman, bandar narkoba (walau gw denger skg udah jarang setelah banyak penyergapan dan banyaknya yg mati karena OD)...bahkan gw pernah liat di TV ada 1 orang yang disangka teroris segala (karena meledakan resto Pusat Grosir Cilitan)..
Pernah suatu kali kejadian, orang dibacok dan dibiarkan meninggal di jalanan...
Di lain waktu...perang antar gank yang berbau rasis juga pernah terjadi...
Nah, kurang apa lagi coba? Segala macam kejahatan pernah bergumul di tempat itu...

Disaat ada orang yang bangga ngaku sebagai anak Pondok Indah...
Gw gak perlu malu ngakuin kalo gw anak Tanjung Lengkong...
Karena akar gw ya memang disana...
Bahkan ari-ari anak gw juga ditanam Nyokab disana...

Cuma memang akhir-akhir ini gw jarang banget balik kesana...
Sibuk?...Ah, alasan :)
Ngeri nyetir masuk gang yang padet banget...takut nyenggol ojek atau ngeri liat anak2 kecil lari tanpa kendali? Hmmmm....ya gitu deh :) bahkan klo-pun sopir gw yang bawa...tetep aja gw selalu wanti2 buat hati-hati...karena jalannya memang bikin stres...udah byk bgt orang...byk ojek...trus byk mobil parkir di pinggir jalan...lo bayangin aja klo ada 2 mobil dari arah berlawanan...gimana coba bisa lewatnya? Belum lagi tuh daerah...SADIBA (salah dikit Bacok!)

Pas ramadhan ini, tiba2 aja istri gw kepingin ke Tanjung...karena dia kpingin makan jajanan...
Di Tanjung, pas bulan puasa memang rame banget...macam2 tukang jajanan muncul semua...
Jadi pas di depan rumah...udah kayak pasar malem gitu...

Dan kemarin, gw pulang kampung...ke Tanjung Lengkong...hehehe...
Bawa Callysta tentunya...
Ini pertama kali Callysta ke Tanjung Lengkong (karena dia keluar rumah aja jarang..ke Mall belum tentu seminggu sekali...anak rumahan sih)
Pas sampe...Princess langsung ngeliat ke segala arah...Om bilang, mungkin dia bisa ngerasa bahwa rumah itu adalah sejarah orang tuanya...(agak berlebihan ya? :))

Sambil nunggu adzan, gw tidur2an di karpet sambil cerita-cerita sama Nyokab, istri gw, adek gw dan istrinya...
Adek gw cerita waktu dia ngadain buka bersama di rumah (pas dia ultah)
Dia bilang...ada seorang anak yang pas dikasih makanan kotak...dia sama sekali gak menyentuhnya...
Pas adek gw tanya..."Kenapa gak langsung dimakan?"
Anak itu langsung geleng sambil bilang: "Ini buat Emak di rumah...karena Emak jarang makan pake daging."
DEG!..
Ngedenger cerita itu...gw langsung sedih luar biasa...
Dialog itu bukan rekayasa adegan di sinetron yang biasa gw buat...
Itu kenyataan yang terjadi...
Mata gw rasanya langsung perih...(yup, gw adalah cowok cengeng...turunan Nyokab gw yang kalo terjadi sesuatu...matanya langsung merah, berkaca-kaca...trus tumpah deh air mata...bahkan dalam peristiwa yang menurut orang lain adalah biasa aja...tapi ya gitulah...Nyokab gw gampang bgt tersentuh)

Cerita lain lagi...
Suatu kali muncul seorang Ibu...dia bilang sama Adek gw...bahwa dia minta maaf karena belum bayar uang TPA (adek gw punya TPA yang ngajarin baca Qur'an dan baca tulis bahasa Indonesia dengan biaya sangat murah 8 ribu perbulan...yang uangnya dipakai cuma buat bayar 2 guru yang ngajar)
Ibu dan suaminya itu cuma pemulung...tapi anaknya kepingin bisa belajar...
Adek gw tentu mau ngerti keadaannya...dia bilang..."Gak apa, Bu"
Adek gw malah jadi niat ngasih sesuatu...tapi Ibu itu menolak...
Sekali lagi gw merasa hati gw kayak dipukul-pukul...sementara mata gw semakin merah...

Gw sempat bilang ke Adek gw...kenapa sih mereka harus bayar?
Adek gw bilang...selain alasan perlu biaya buat pengajar...alasan lainnya...agar mereka menghargai sesuatu...
Biasanya kalau bayar, seseorang akan merasa rugi jika tidak datang buat belajar...
Dan dengan membayar...mereka tidak menjadi orang yang meminta-minta...
Kata Adek gw: "Toh, uangnya bukan buat gw kok...uang itu buat mereka juga."
Dan gw bisa menerima jawaban adek gw itu...
Karena dia gak kepingin anak didiknya punya mental pengemis...

Gw paling anti kalo di tempat belanja...trus dideketin sama cewek...yang bawa2 map dan minta sumbangan buat Panti Asuhan...
Maaf, tapi gw gak bisa percaya...gw selalu bilang kalo gw udah punya tempat khusus u/ menyalurkan itu...(kenyataannya memang begitu)
Alasan lain kenapa gw nolak adalah karena cewek itu biasanya memakai atribut agama (yang menurut gw bisa membuat orang jadi memojokan kita...bahwa kita hanyalah tukang minta2...duhhh, sedih banget gw ngeliat itu...apalagi kalo ternyata mereka bohong dan menjadikan kegiatan itu buat menguntungkan diri sendiri)

Mungkin orang lain gak setuju sama tindakan gw...
Mungkin mereka berpendapat..."Kalo mau nyumbang...ya nyumbang aja, ngapain curiga segala?"
Tapi gw kan cuma manusia biasa...yg punya kecurigaan...
Lagipula...gw gak mau mendidik orang jadi malas dan cuma jadi tukang minta2...

Gw adalah orang yang gelisah dengan keadaan...
Dengan apa yang gw liat...
Gw benci dengan orang2 berkuasa yang malah gak melakukan apa2...
Yang malah sibuk ngeluarin duit buat hal gak penting (heloooooo...hare gene mau renovasi gedung DPR pake biaya trilyunan? Apa kabar rakyat yang mau mati kelaparan?)
Tapi percuma juga tereak2...sama mereka yang gak punya kuping...dan gak punya hati buat tergerak...

Gw salut sama adek gw...
Dengan koneksinya sama partai...
Dengan uangnya yang gak seberapa...
Dia bisa berbuat sesuatu buat lingkungannya...

Dia sempet bilang ke gw...
"Lo tau gak Don...lo mungkin gak sadar...kalo lo menyisihkan sedikit aja uang buat mereka...pahala lo itu besar sekali...karena mereka bisa membaca Qur'an karena bantuan lo...dan dalam setiap lafaz yang mereka ucapkan...ada andil lo disana."
Masyallah...gw sendiri gak lancar baca Qur'an...tapi gw pasti ingin turut andil agar mereka bisa membaca Qur'an...bisa membaca tulis...

Gw inget nasehat Nyokab saat gw kecewa karena ada beberapa anggota keluarga gw yang rasanya gak tau terima kasih...
Yang ngomongin gw dibelakang...padahal gw udah bantuin mereka...
Nyokab ngomong gini..."Gak apa...Gak usah kamu kesel karena mereka...Kalo kamu mau berbuat sesuatu yang baik, pasti akan ada balasannya...Mungkin bukan langsung ke kamu...tapi mungkin ke anak kamu...Semoga anak kamu diberikan kemudahan karena kebaikan Ayahnya...mungkin dia ditolong seseorang justru karena kebaikan yang pernah dilakukan orang tuanya..."

Gw semakin merasa kecil atas apa yang terjadi..
Gw mungkin pernah ngajar nulis di beberapa Panti Asuhan...
Gw kpingin anak-anak itu punya mimpi dan masa depan...
Tapi gw udah menghentikan kegiatan itu karena kesibukan gw...

Apa yg dilakukan Adek gw bikin gw serasa ditampar...
Selama ini gw bantuin kegiatan dia tanpa mau tahu lebih jauh...

Akhirnya Gw bilang...gw akan coba cari relawan yang mau ngajar bahasa Inggris buat mereka...
Dan gw nanti akan sharing sesuatu sama anak-anak itu..
Gw kpingin menyelamatkan mereka dari keadaan...
Lingkungan yang hancur..gak berarti mereka harus hancur...
Gw pernah selamat dari situ..
Dan mereka pasti bisa juga selamat seperti gw...

Gw gak ngerasa diri gw patut menjadi contoh bagi mereka...
Tapi setidaknya gw bisa membagi pemikiran yang mungkin bermanfaat buat mereka...
Sehingga suatu kali...mereka punya kesempatan yang sama...buat belajar dan hidup seperti anak-anak yang lain...
Persetan sama semua penguasa yang gak punya hati itu...
Setidaknya...lakukan apa yang bisa kita lakukan...

Carpe Diem  

Diposting oleh dono_indarto


Nita, Sahabat gw pernah tanya sama gw..."Mas, Carpe Diem itu apa sih? Kok status BB lo Carpe Diem?"
Jawaban gw...Itu artinya...gw Capek Diem...atau gw gak bisa diem...jadi slalu aja cari kegiatan...hahaha...
Gak deng...gak gitu artinya...
Carpe Diem itu bahasa latin...artinya Seize the day...Genggamlah hari...filosofinya adalah: melakukan yg terbaik hari ini...

Seperti yang byk orang tau...klo gw gak pnah bisa diem...dari dulu msh sekolah sampai kuliah...gw lbh sering ngambil kursus daripada nongkrong di kampus...
Gw gak kyak anak lain yg nongkrong di kampus sampai malam..Gw adalah type yg kelar kuliah, cabut buat kursus macem2...bhasa Jepang, Inggris sampai Perancis...hehehe...walau gak sampai ahli juga sih...

Kalo orang mikir...wah...kalo gw percaya "untuk melakukan yg terbaik pada hari ini"...pasti gw orang yang sangat optimal dalam bekerja...
Tapi pada kenyataannya...maaf...gak gitu juga sih...hahaha...
Gw mah biasa aja...gw menjadikan Carpe Diem di status BB gw...dgn alasan:
1. Krn gw kpingin mengingatkan diri gw buat melakukan yg terbaik...jadi ya sekedar mengingatkan diri...kalo seringkali lupa diri...ya gitu deh...namanya juga manusia :)
2. Krn sejujurnya...gw menyakini kalo I can control the effort but I can't control the result...jadi usaha mnurut gw wajib hukumnya...tapi masalah hasil mah udah bukan urusan gw...itu takdir Tuhan...

Kemarin, gw dapat result buruk...soal training gw...kecewa sih...tapi gw udah siap...mau fair atau gak fair hal itu terjadi...but I'm sure this is the best for me...
I've done my best...but I can't control the result...
Mereka punya kuasa untuk bikin kputusan...tapi mereka jelas gak punya kuasa buat nentuin hidup gw...

Gw inget cerita Sandiaga Uno...yg selalu bermimpi menjadi orang no.1 di Bank tempatnya bekerja...dia meniti karir dengan sekuat tenaga...sampai mencapai Vice president...yang berarti tinggal selangkah lagi buat menggapai mimpinya...tapi tiba2 badai krisis moneter terjadi...dan dia terlempar dari pekerjaannya...
Siapapun dalam kondisi tersebut...pasti drop...tapi orang hebat adalah orang yang bisa bangkit setelah dijatuhkan...
Dalam situasi tanpa pilihan...Sandiaga Uno memulai usahanya...dengan upaya dan kerja keras...usaha itu berhasil gemilang...
Suatu hari dalam hidupnya...seorang Sandiaga Uno yang pernah terdepak dari karir di bank..malah mampu membeli BANK...
Itu adalah suatu cerita yang dasyat!!!

Pernah dengar cerita Olga Syahputra? Gayanya yang kemayu...lahir dari keluarga yang ekonominya kurang bagus...bahkan sampai masuk sanggar aja dia harus jual kulkas...Olga jelas menapaki hidup yang gak mudah...Pasti begitu banyak orang yang mendepak dan mencibir usahanya...Tapi coba liat Olga sekarang...karirnya tak terbendung...orang-orang yang mencibirnya bahkan terpaksa harus menyingkir...Sekali lagi...orang seperti ini...Dasyat!!!

Liat lagi cerita para Drop Out dari kampus...macam Bill Gates yang DO dari Harvard...atau Richard Branson yang gak pernah kuliah..
Mereka pasti pernah atau sering diremehkan...didepak...tapi mereka bisa membuktikan kalau mereka adalah Bintang yang sebenarnya...

Suatu kali...gw melamun di dalam perjalan dari rumah Kota Wisata menuju ke kantor buat meeting...Gw lewat apartment gw di Cassablanca...terlintas bayangan dulu...saat gw bermimpi punya apartment di tempat itu...betapa gw mondar mandir kesitu...cuma buat mampir ke kolam renangnya...dan sekedar tanya2 harga...Saat itu gw gak kepikir bagaimana bisa membelinya...Tapi mimpi adalah jerat yang ditebar dalam pikiran...dan jerat itu suatu saat akan mendapatkan umpannya...Dan impian itu-pun menemukan jalannya...

Gw inget, saat dimana gw kepingin bgt akan suatu jenis mobil...dalam setiap perjalanan, mobil itu yang selalu gw perhatikan...Sampai pada akhirnya gw beneran berada di dalamnya, mengendarainya...

Gw gak pernah takut akan kegagalan...dan gw juga gak pernah takut dianggap underdog oleh seseorang...karena justru itu yang selalu memicu gw buat maju...

Mereka salah kalau berpikir gw akan hancur...

Karena siapapun itu...gak akan bisa menutup jalan gw...

Jalan gw gak pernah mudah...dan gw gak menyesalinya...

Bertahun-tahun lalu...gw pernah mimpi menjadi penyiar...dan gw begitu kagum dengan seorang senior gw di sekolah yang suaranya bisa didengar dan menjadi terkenal...Sayang, katanya dia jadi songong dan mengganggap orang seperti gw bukan siapa-siapa...

15 tahun kemudian...orang itu masih ada di tempatnya...seperti itu2 aja...bintangnya meredup...gak lagi dikenal seperti dulu...

Maaf...gw mungkin pernah kepingin jadi seperti elo...

Tapi sekarang...gw gak lagi kepingin seperti elo...

Cause I have my own dreams...and my dreams is beyond you...

Untuk siapapun yang punya mimpi...Jangan takut saat mimpimu dianggap ilusi...
Yakinlah bahwa jalan menuju mimpi gak pernah mudah...
Bangkitlah saat dijatuhkan...
Makanlah ketika lapar...Loh, kok gak nyambung? Hehehe...

Biarlah...sejenak kita buang teori adlibing yang baik dan benar...
Karena yang penting adalah kalian mampir ke lantai 3A Plaza Semanggi...dan temukan Bakso Kota Malang Cak Man...
Rasanya dijamin Mak Nyos...Hehehe...

Siapa tau, suatu kali bisa ketemu gw pas mampir disana...
Karena sekarang...gw punya sedikit saham di tempat itu...(Nah, baru ketahuan kan...arah tulisan gak nyambung ini...hehehe...)

Selamat menikmati semangkuk bakso Malang Cak Man :)